Viral Kisah Bocah Gerobak di Tebet, Berdandan Rapi Untuk Sholat di Masjid

Adzan Magrib sayup-sayup terdengar ketika tangan Muhammad Gali Ibnu Tamam menjulur ke atas.

Di hadapannya ada ibunya yang sibuk memakaikan kain sarung berwana merah ke tubuh mungilnya.

Gali mengenakan baju koko berwarna biru dongker, ia berdandan di pinggir jalan di sebelah gerobak milik ibunya. Sore itu, seperti biasa Gali akan ikut salat berjamaah.


Proses Gali mengganti baju sebelum salat itu diabadikan oleh Zoel, seorang barista di sebuah kedai kopi di Tebet, Jakarta Selatan.

“Ini yang ana (saya) bilang waktu itu, selalu tepat waktu selalu pakai-pakaian salat yang proper,” ujar Zoel dalam video yang diunggah pada Senin (9/3).

Zoel merasa sangat terkesan dengan aksi bocah tersebut. Meski sehari-hari tinggal di gerobak, tetapi saat adzan berkumandang, bocah itu langsung bersiap diri.

Dia memakai pakaian yang bersih dan rapi untuk beribadah kepada Tuhan. Tak lupa dia menyemprotkan wewangian di tangan.

“Pertemuan kali ini serius bikin kaget, panik dan senang, karena pas Adzan Maghrib berkumandang menjelang malam tadi mereka persis ada di seberang Kopibian dan sang ibu terlihat sedang mempersiapkan anak laki-lakinya untuk sholat berjamaah dengan pakaian yang paling indah lengkap dengan wewangian, luar biasa,” tambah Zoel.

Zoel bertemu Gali di pinggir jalan Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet.

Sebenarnya, sore itu bukan pertama kalinya Zoel bertemu dengan keluarga Gali.

Tiga hari sebelum video itu diunggah, Zoel juga sempat bertemu dengan keluarga kecil itu. Namun, kala itu Zoel hanya mengabadikan pertemuannya dalam bentuk foto.

Zoel tahu, Gali dan keluarganya sering berada di jalanan depan masjid menjelang waktu salat.

“Kadang Asar dan Magrib. Kadang Ashar atau Magrib,” ujar Zoel kepada kumparan, Kamis (12/3).

Dari pertemuan itu Zoel tahu, Gali sering membantu ibunya bekerja. Gali memiliki adik bernama Zulfa.

“Adiknya yang sejak berusia 15 hari sudah ikut berkelana dengan gerobak bernama Zulfa,” ujar Zoel.

Foto dan video kisah inspiratif Gali yang diunggah akun kopibian itu disukai lebih dari 2500 akun dan dikomentari lebih dari 100 orang.

Video Gali itu juga diunggah akun Twitter Ash Sholahuddin. Beberapa warganet terkesan dengan Gali.


View this post on Instagram

It’s Cool Bro, MASIH INGAT DENGAN POSTINGAN KELUARGA GEROBAK SEBELUMNYA?. . Dengan izin Allah, kami dipertemukan kembali dengan Keluarga gerobak yang terdiri dari Seorang ibu, seorang Anak laki-laki dan seorang adik perempuannya. . Pertemuan kali ini serius bikin kaget, panik dan senang, karena pas Adzan Maghrib berkumandang menjelang malam tadi mereka persis ada di sebrang Kopibian dan sang ibu terlihat sedang mempersiapkan anak laki-lakinya untuk sholat berjamaah dengan pakaian yang paling indah lengkap dengan wewangian, luar biasa. . Kami tidak mau bercerita banyak tentang bagaimana sang ibu mempersiapkan anak laki-lakinya untuk sholat berjamaah (bisa dilihat di video) . Bocah kecil itu ternyata bernama Muhammad Gali Ibnu Tamam. Adiknya yang sejak berusia 15 hari sudah ikut berkelana dengan gerobak bernama Zulfa. Tidak ada rona kesedihan diwajahh-wajah mereka. Mereka sangat menikmati apa yang mereka punya dan apa yang mereka lakukan. Dan lihat di foto slide terakhir bagaimana bahagianya mereka menyambut muhammad selesai sholat. Ma syaa Allah. . Keren ya... orang dengan banyak keterbatasan mampu mempersiapkan yang terbaik untuk bertemu dengan rabb nya. Bagaimana dengan kita?. Ah. . Yang terbaik adalah bukan yang paling mahal, tapi yang paling berharga yang kita miliki saat ini, dan itulah yang kita persenbahkan kepada Rabb kita sebagai bukti ketundukan, kepatuhan, kecintaan dalam beribadah hanya kepada Allah, allahu rabbi. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564). . Oh ya, satu lagi. Keluarga ini dengan segala keterbatasannya sangat menjaga izzah mereka dari meminta-minta. Bahkan kami tawarkan untuk sekedar mampir dan menikmati segelas minuman dan atau cemilan, mereka menolak. Padahal saat itu sudah mau masuk pukul 19.00, di mana jam makan malam sebentar lagi di mulai. . Semoga Allah ﷻ memberkahi mereka dan memberkahi sisa umur kita semua. . Baarakallaahu fiikum. . #semogaharimupenuhberkah #kopibian #kopibiantebet #kulinertebet #coffeeshoptebet
A post shared by Kopibian (@kopibian) on
Sumber: kumparan.com