Lakukan Ritual Pengusiran Kuntilanak, Ayah di Pekanbaru Sumpal Mulut Anaknya Pakai Lembaran Alquran hingga Tewas

Ini adalah alibi Hermanto, ayah balita 3 tahun yang tewas setelah disumpal Alquran, demi menyelamatkan dirinya dari jeratan hukum.

Ya, kepada polisi, Hermanto berdalih jika peristiwa yang menghilangkan nyawa putranya itu karena ingin mengusir makhluk halus yang bersarang di dalam tubuh istrinya.


“Pengakuan pelaku mendapat bisikan gaib untuk ritual pengusiran kuntilanak,” kata Ajun Komisaris Juper Lumbon Toruan SIK, Kapolsek Tampan, Pekanbaru.

Di sini, sang anak dijadikan tumbal agar roh halus tadi pindah ke tubuh anak lalu pergi dari rumahnya.

Seperti dilansir today.line.me, pelaku melakukan ritual dengan mengangkat anaknya ke meja, memasukkan lembaran Alquran ke mulut korban lalu membakarnya, dan kemudian mengambil kawat dari jemuran kain untuk dililitkan ke leher korban.

“Katanya kerasukan kuntilanak, jadi agar istrinya sembuh dilakukan seperti itu,” kata Kapolsek.

“Jadi kuntilanak dari istrinya pindah ke tubuh korban tadi. Agar kuntilanak tadi tidak pergi membawa tubuh anak, makanya tubuh korban dililit,” lanjut Kapolsek.

Atas peristiwa ini, Hermanto diamankan petugas. Hermanto pun tak berkutik saat diamankan petugas di rumahnya di Gang Anturiam, Perumahan Griya Cipta, Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Kabupaten Pekanbaru.