Minum 6 Kaleng Soda Tiap Hari, Pria Ini Kena Diabetes di Usia 2!! Sekarang Kondisinya Jadi Menyedihkan!!

Loading...
Soft drink mungkin menjadi minum favorit banyak orang. Selain rasanya yang enak, soft drink juga udah didapatkan. Akan tetapi, sudah sewajarnya kita tidak terlalu berlebihan mengkonsumsi minuman bersoda ini.

Contoh saja kejadian menyedihkan yang dialamai pria ini akibat terlalu seringnya mengkonsumsi minuman bersoda.

Menurut China Press, pria 58 tahun asal Singapura ini selalu rutin minum 6 kaleng minuman bersida setiap harinya. Akibatnya, baru saja ia menginjak usai 21 tahun, dokter telah memvonisnya mengidap diabetes.



Diabetes yang dialaminya, bisa saja berujung pada gagal ginjal. Seperti yang dilansir dari worldofbuzz.com, pria yang bernama Lim tersebut dulunya adalah seorang chef.

Pada usia 12 tahun, ia sudah putus sekolah. Lim langsung bekerja di restoran demi mengejar cita-citanya sebagai chef. Namun dikarenakan suhu yang intens di dapur restoran, Lim selalu kehausan dan berkeringat.

Untuk mengatasi dahaganya, ia selalu meminum soft drink, bukan air mineral biasa.
Kaleng demi kaleng, ia pun akhirnya minum setidaknya 6 kaleng soft dring tiap hari.

Meskipun ibu serta istri Lim mengidap diabetes, hal tersebut tidak membuatnya takut untuk berhenti mengkonsumsi minuman tinggi kalori itu. Selain itu, Lim juga sering tidur larut malam dan pergi minum dengan rekan kerjanya.
Selama bertahun-tahun, gaya hidupnya yang tidak sehat pun mulai merusak fisiknya.Suatu hari, Lim melakukan cek kesehatan. Mengejutkkannya, dokter mengungkapkan bahwa Lim telah menderita diabetes. Sulit dipercaya ia divonis diabetes karena usianya saat itu masih 21 tahun.
Namun, Lim tidak menganggap serius penyakitnya itu.

Ia berkata, "diabetes itu penyakit orang tua, aku masih muda, aku tidak mempedulikannya dengan serius."

Setelah 19 tahun, suatu hari ketika Lim di rumah seorang diri, tiba-tiba ia merasa pusing dan muntah.
Beruntung, adiknya saat itu datang ke rumah dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Ketika diperiksa, tingkat gula darah Lim 3 kali lipat lebih tinggi dari gula darah orang normal.
Ginjalnya pun saat itu sudah hampir tidak berfungsi lagi, yang mengakibatkan timbulnya penyakit-penyakit lain.

"Diabetes itu pembunuh diam-diam.
Awalnya tidak terlihat ada apa-apa, tapi lama kelamaan, penglihatan dan tangan kakimu akan diambilnya."

Saat usia 40 tahun, Lim mulai melakukan dialisis tiga kali dalam seminggu.
3 tahun kemudian, kaki kirinya diamputasi karena tulang sudah rapuh.

Lim mengungkapkan:

"Tidak ada yang bisa aku lakukan setelah kehilangan satu kaki.
Aku harus resign dan tinggal di rumah berharap kakakku merawatku.
Jika aku tahu hal ini akan terjadi, aku pasti akan peduli pada kesehatanku.
Tapi semua sudah terlambat."

sumber : style.tribunnews.com 
Loading...